Batal Usung Sohibul Iman, PKS Akhirnya Dukung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
KENAPA PKS BATAL USUNG SOHIBUL IMAN?
Hari ini media online maupun televisi nasional kompak
mewartakan breaking news dan mengejutkan para pengamat politik, mungkin juga
elit partai politik. Mereka berhak terkejut karena belum satu minggu berlalu,
Partai Keadilan Sejahtera yang sebelumnya bakal mengusung Sohibul Iman, kader
dan petinggi PKS sebagai kandidat gubernur pada Pilkada Jakarta November 2024,
ternyata akhirnya balik lagi mengusung Anies Baswedan, mantan Capres 2024 dan
juga mantan Gubernur DKI Jakarta.
Apakah PKS kurang percaya diri untuk mencalonkan kadernya sendiri?
Dengan demikian hilang harapan Sohibul Iman untuk meraih
asa sebagai Gubernur Jakarta, dan menerima keputusan partainya untuk
dipasangkan dengan Anies Baswedan, yaitu sebagai wakil gubernur.
Memang benar praktek politik di Indonesia begitu dinamis,
dan sangat mudah cair, meskipun sebelumnya selalu diwarnai kehebohan yang
meramaikan media arus utama maupun warganet di berbagai format seperti Whats Up
Group, YouTube, TikTok maupun media sosial lainnya.
Sementara itu, timbul pertanyaan besar, apakah pasangan
Anies Sohibul akan bertarung dengan Ridwan Kamil dan juga Ahok?
Di televisi nasional juga perbincangan apakah PDI
Perjuangan akan merapat mendukung Anies atau akan mencalonkan kadernya sendiri,
misalnya Basuki Cahaya Purnama alias Ahok, mantan komisaris utama Pertamina,
yang juga mantan Gubernur Jakarta, dan pernah menjadi anggota DPR RI, bahkan
bupati di kampung halamannya, Belitung Timur.
Puan Maharani pun berkomentar, bahwa PDI Perjuangan masih
mempertimbangkan nama-nama lain sebagai bakal calon gubernur Jakarta, termasuk
Anies Baswedan.
Ada pengamat politik yang merasa heran, kenapa PKS
sepertinya tergesa gesa untuk mengumumkan Anies Baswedan, dan tidak melihat
kalkulasi atau strategi lain.
Kita nantikan saja apa yang akan terjadi sampai Agustus
ini, ketika semuanya akan ada titik terang terkait Pilkada Jakarta, maupun Pilkada di daerah-daerah lainnya, pada Pilkada Serentak November 2024
mendatang.
Comments
Post a Comment