Posts

Followers

Topik Hangat

Geridra Tagih Siapa Otak Pelaku Skandal Penyadapan Preiden Prabowo

Image
  SKANDAL SADAP PRESIDEN: Gerindra Tagih Otak Pelaku di Balik Tiga Jenderal Jakarta - Skandal penyadapan ilegal nomor Presiden Prabowo Subianto naik level. Bukan lagi soal siapa yang menekan tombol sadap, tapi siapa yang memberi perintah. Itu yang ditegaskan Partai Gerindra hari ini. Satu hari setelah Bareskrim menetapkan tiga jenderal sebagai tersangka, Gerindra minta Polri jangan berhenti di pelaksana lapangan. "Polri tidak boleh berhenti hanya pada eksekutor di lapangan atau oknum yang ditetapkan sebagai tersangka saat ini. Bareskrim harus mengusut tuntas siapa pihak yang menjadi otak penggerak, pemberi perintah, maupun penyandang dana di balik aksi penyadapan ilegal ini," kata Jubir Gerindra Sugiat Santoso, Rabu (4/11/2026). Tiga Jenderal di Pusaran LIMS Konferensi pers Bareskrim pada Selasa malam 3 November 2026 mengungkap konstruksi yang mengejutkan publik: Tersangka: Mantan Kapolri yang kini Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal Listyo Sigit Prabowo (LSP), Kadivku...

OPERASI SENYAP DI DALAM LIMS — JEJAK PENYADAPAN NOMOR PRESIDEN

Image
  INVESTIGATIVE REPORT: OPERASI SENYAP DI DALAM LIMS — JEJAK PENYADAPAN NOMOR PRESIDEN Jakarta - Sebuah laporan dari dalam Markas Besar Polri sendiri yang akhirnya membongkar dugaan operasi penyadapan ilegal terbesar dalam dua tahun terakhir. Sasarannya bukan bandar narkoba atau jaringan teror. Sasarannya adalah Presiden. Pada Selasa malam, 3 November 2026, Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin berdiri di podium Mabes Polri. Kalimatnya pendek, tapi eksplosif: Bareskrim telah menetapkan tiga jenderal sebagai tersangka penyadapan ilegal, dan satu orang berinisial SU masih diperiksa sebagai saksi. Kasus ini bukan bocor ke media. Kasus ini dilaporkan dari dalam. Anatomi Sebuah Pelanggaran Prosedur Alat yang digunakan bernama LIMS - Lawful Interception Management System. Secara hukum, ini adalah alat sadap legal milik negara. Prosedurnya diatur ketat dalam Perkap No. 5 Tahun 2010: hanya boleh digunakan jika ada surat permohonan penyidik, laporan polisi, dan untuk kepentingan penyel...

Skandal Penyadapan di Puncak Kekuasaan. Siapa User di Balik Tersangka?

Image
 Bareskrim Tetapkan Mantan Kapolri Listyo Sigit sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo.  JAKARTA – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan penyadapan tanpa prosedur terhadap Presiden RI Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh nasional. Penetapan tersebut diumumkan Kepala Bareskrim Polri Komjen Asep Safrudin dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026) malam. Tiga tersangka berinisial LSP, ASN, dan EH, yang diidentifikasi sebagai mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Irjen Ahrie Sonta, dan Irjen Eko Hadi Santoso. Menurut keterangan penyidik, dugaan tindak pidana itu berupa penyadapan tanpa prosedur, penghapusan data elektronik, dan akses ilegal (illegal access). Rentang waktu kejahatan disebut terjadi pada 2025 hingga 2026. Sasaran penyadapan tidak hanya Presiden, tetapi juga pejabat negara, tokoh politik, ormas, media, hingga pengusaha. Listyo Sigit sendiri b...

GEGER! MA Batalkan Penyetaraan Ijazah Wapres Gibran - Dianggap Tidak Pernah Ada!

Image
 Ini ringkasan narasi menarik berdasarkan berita dari link Straitstimes tersebut — HEBOH! MA Putuskan Ijazah Gibran Tidak Sah: GEGER! MA Batalkan Penyetaraan Ijazah Wapres Gibran - Dianggap Tidak Pernah Ada! Geger politik Indonesia akhir Oktober 2026! Mahkamah Agung (MA) resmi mengabulkan kasasi dengan putusan Nomor 742 K/TUN/2026 pada 30 Oktober 2026, yang diajukan oleh pengacara Subhan Palal melawan Kementerian Pendidikan. Hasilnya? MA membatalkan Sertifikat Penyetaraan Ijazah SMA luar negeri milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka — yaitu Sertifikat Nomor 9149/D.D1/KS/2019 yang diterbitkan 6 Agustus 2019 oleh Ditjen Dikdasmen. Putusan MA tegas: "Kasasi dikabulkan. Putusan judex facti dibatalkan. Adili sendiri: kabulkan gugatan penggugat seluruhnya," Sertifikat tersebut dinyatakan tidak sah dan batal demi hukum, bahkan diperintahkan untuk dimusnahkan. Ini bukan putusan pertama. Sebelumnya, pada 6 Oktober 2026, Mahkamah Konstitusi juga menyebut tidak menemukan bukti meya...

Adakah Yang Lebih Penting Dari Pendidikan?

Image
  *Adakah yang Lebih Penting Dari “Pendidikan”?* @pmsusbandono 16 Oktober 2026 "Kami tetap memilih pendidikan" (K.H. Hasan Abdullah Sahal)   Itu penggalan sambutan yang diucapkan oleh Pemimpin Pondok Modern Gontor, kala “mengingatkan” Presiden Prabowo Subianto dan Bangsa Indonesia, tentang betapa pentingnya pendidikan.  Pernyataan yang pas, lugas, tegas dan “to the point”. Keberpihakan Kyai Sahal, kepada “pendidikan”, sangat kuat.  Ia disepakati juga oleh banyak pihak di seluruh dunia.  Komitmen seperti itu sangat dibutuhkan oleh Bangsa Indonesia.  Diakui atau tidak, aspek pendidikan di negara kita masih (jauh) dari memadai.  Lihat saja pencapaian kita terutama dari sisi aspek kultural. Coba simak informasi berikut : Programme for International Assessment/PISA 2025 menilai skor Indonesia meningkat pada sains dan membaca, tetapi sedikit menurun pada matematika.  Sayang, sebagian besar siswa Indonesia masih belum mencapai nilai minimum, sekali ...

Dampak Mengerikan Karhutla Terhadap Manusia, Hewan, Lingkungan dan Ekonomi Masyarakat

Image
 Di balik rimbunnya hutan Kalimantan dan Sumatera, ancaman laten kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berlangsung terlalu lama telah menjelma menjadi sebuah tragedi ekologis dan kemanusiaan yang mendalam. Ketika api tak kunjung padam, ia bukan sekadar melahap batang pohon, melainkan membakar fondasi kehidupan itu sendiri. Dampak karhutla ini mengerikan baik terhadap kesehatan manusia, hewan, lingkungan hidup maupun pilar ekonomi masyarakat. Sektor pendidikan pun terganggu karena para pelajar dan mahasiswa tidak bisa belajar dengan normal.  Langit yang Terenggut dan Napas yang Sesak Bagi manusia, dampak yang paling nyata adalah terenggutnya hak atas udara bersih. Asap tebal hasil pembakaran membungkus kota-kota dan desa, menciptakan "penjara udara" yang menyesakkan. Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) melonjak tajam, mengancam kesehatan anak-anak dan lansia, serta membatasi ruang gerak masyarakat dalam beraktivitas. Pendidikan terhenti karena sekolah harus dilibu...

Ciptakan Pembeda. Sentilan Khas Pak Sus

Image
 *Ciptakan Pembeda*  @pmsusbandono          30 September 2019 Kamis, minggu lalu, kembali saya menerima tawaran makan siang.   Sang pengajak baru saya  kenal 2 minggu lalu, di sebuah seminar berjudul “Managemen Talenta".  Kebetulan saya menjadi salah satu narasumbernya.   Masih  belia,  baru lulus S1 Akuntansi, 2 tahun lalu.   “Pingin ngobrol-ngobrol pak.  Minta pendapat”. Baru 1 tahun Sum bergabung dengan  sebuah perusahaan _“start up”_ sebagai “Program Development”.    “Tim kecil, pak.  Hanya 6 orang".   Lantas apa  pasalnya, hingga Sum merasa perlu minta pendapat saya?. “Saya perlu kira-kira satu setengah kali dari jumlah penghasilan yang saya terima sekarang. Bagaimana pendapat bapak kalau saya mencari tempat kerja lain?”. Pertanyaan yang cukup sulit. Saya berusaha mencuri waktu.  Sejenak saya alihkan diskusi ke soal makanan yang sedang kami santap, sampa...

Total Pageviews

Real Information