Skip to main content

Posts

Anies Baswedan Perpanjang PSBB Transisi. Apakah Efektif Cegah Kerumunan?

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) memang penting dilakukan oleh suatu daerah atau negara untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 atau virus Corona. Jakarta sudah melakukannya beberapa kali termasuk PSBB transisi yang kembali diperpanjang oleh Anies Baswedan. Sebelum perpanjangan Anies sempat dipanggil Polisi Polda Metro Jaya, yang menurut Anies adalah untuk klarifikasi terkait kerumunan yang terjadi di Petamburan, Jakarta Pusat dan Tebet, Jakarta Selatan.   Kerumunan besar yang dihadiri Muhammad Rizieq Shihab (MRS), Ketua FPI pada acara pernikahan putri MRS dan sekaligus kegiatan Maulid Nabi itu telah menimbulkan dampak karena ada warga terpapar Virus Corona. Lurah Petamburan juga terpapar Covid-19. Kejadian yang sama terjadi pula di Tebet, pada acara Maulid. Ditemukan puluhan orang yang telah dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan swab test gratis.  Meskipun ada denda yang akan dijatuhkan pada pelanggar protokol kesehatan yang gagal menaati ketentuan 3 M terutama Men

Translate

Recent posts

Terungkap Jejak Digital Penolakan Terhadap Rizieq Shihab dan FPI

Gelombang penolakan terhadap FPI yang dinyatakan tidak lagi diakui oleh Kementerian Dalam Negeri karena SKT Ormas yang dipimpin Habib Rizieq ini sudah expired pada Juni 2019. Apakah penolakan ini terkait dengan masalah pelanggaran protokol kesehatan setelah beberapa acara yang dihadiri Rizieq Shihab mengundang kerumunan seperti di Megamendung, Jawa Barat dan Petamburan, Jakarta Pusat, yang terjadi pada November 2020 ini?  Berbagai penolakan terhadap FPI belakangan ini bukanlah hal aneh - gelombang penolakan terhadap Ormas yang sempat ditinggal lebih dari tiga tahun oleh Habib Rizieq ke Arab Saudi dengan alasan ibadah umroh ini - sudah ada rekam jejak digital yang mencatat penolakan tersebut dengan berbagai alasan.  Penolakan terhadap FPI sebenarnya sudah sering terjadi seperti dilaporkan situs berita internasional, BBC.com misalnya pada 11 Januari 2017 sejumlah ormas kepemudaan dan mahasiswa menggelar unjuk rasa menolak keberadaan Front Pembela Islam (FPI) dan Gerakan Nasional Pembela

Opini Warga Setelah Anies Baswedan Dipanggil Polisi. Juga Reaksi Pada Nikita Mirzani

Suasana Jakarta dan sekitarnya belakangan ini sering terasa hangat meskipun hujan sering turun di Ibukota RI ini. Hangatnya situasi politik dan dunia entertainment di negeri ini juga gempar. Fakta tersebut terjadi setelah terdengar kabar pulangnya Habib Rizieq Shihab (HRS), yang akhirnya menimbulkan kerumunan besar di Soekarno Hatta International Airport dan Jakarta. Nikita Mirzani juga "muncul" dalam kehebohan ini. Apalagi kepulangan HRS juga mendapatkan sorotan dari media Australia.  Kerumunan itu berlanjut ketika HRS menikahkan putrinya yang digabung dengan acara Maulid Nabi. Sebelum acara yang dihadiri ribuan orang itu Nikita Mirzani sempat membuat kehebohan setelah dia menyebut HRS seperti Tukang Obat di media sosial, yang akhirnya viral. Nyai Nikita pun mendapatkan respon serta reaksi positif dan negatif. Ternyata Nikita mendapat dukungan dengan diluncurkannya Laskar Nikita Mirzani di Jakarta.  Anies Baswedan, Nikita Mirzani & HRS masih hangat jadi pembicaraan di

Makna Hari Pahlawan, Ganjar Pranowo & Semangat Merah Putih Pada Jaman Now

Ada peristiwa menarik pada Pilpres 2019 ketika Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah menyelenggarakan Apel Kebangsaan bertajuk Kita Merah Putih di Semarang. Acara tersebut dihadiri ribuan orang. Namun acara itu dikritik karena dianggap bagian dari dukungan Mas Ganjar kepada Presiden Jokowi yang tengah mengikuti Pilpres melawan Prabowo Subianto untuk kedua kalinya.  Selain dihadiri oleh warga Jawa Tengah dan sekitarnya, acara yang berlangsung meriah itu dihadiri oleh berbagai kalangan seperti komunitas lintas agama, adat dan budaya bahkan anggota DPRD Jawa Tengah yang terdiri dari berbagai partai.  Ganjar Pranowo menggagas acara tersebut karena prihatin dengan terbelahnya hubungan warga gara-gara beda pilihan politik. Ide Ganjar itu masuk akal dilaksanakan karena perbedaan politik yang tajam bukan hanya terjadi di media sosial. Ganjar Pranowo bersama tokoh lintas agama, kalangan partai politik dan berbagai komunitas pada acara Apel Kebangsaan: Kita Merah Putih di Lapangan Pancasila, Simp

Fakta unik tentang Kamala Harris & Joe Biden setelah kalahkan Donald Trump in US Election 2020

Ada beberapa fakta mengejutkan tentang President Elect, Joe Biden dan Vice President Elect, Kamala Harris. Mereka memiliki beberapa hal pertama yang mereka raih dalam karir politik dan kehidupan masing-masing sebagai human being .  Joe Biden adalah presiden Amerika Serikat tertua ketika nanti dilantik pada Januari 2021. Sementara sang wakil presiden terpilih ternyata bernama lengkap  Kamala Devi Harris adalah wanita keturunan Jamaica dan India, yang akan tercatat dalam sejarah politik Amerika sebagai perempuan kulit hitam pertama sebagai Wapres. Dia mendobrak batasan tertinggi dalam perjuangan politik di negeri yang sering disebut sebagai Land of Opportunity ini.  Joe Biden, President Elect dan Kamala Devi Harris Vice Presient Elect  yang membuat sejarah baru dalam politik Amerika (jakpusnews.pikiran-rakyat.com) Sebelumnya Kamala pun merupakan perempuan kulit hitam pertama yang menjabat sebagai Jaksa Agung di California dan juga seorang senator sejak 2017. Sementara itu Joe Biden pun

Makna lagu Panggung Sandiwara semakin relevan pada jaman now

Salah satu lagu favorit dari group God Bless Rock Band Indonesia yang paling top adalah "Panggung Sandiwara" yang liriknya ditulis oleh Taufik Ismail bareng Ian Antono, guitarist dari God Bless. Lagu ini pertama kali dinyanyikan Ahmad Albar yang masih energik sampai jaman now.  Panggung rock Indonesia selalu ramai oleh penggemarnya kalau God Bless manggung di berbagai kota Nusantara. Sudah bisa dipastikan lagu Panggung Sandiwara adalah suguhan wajib selain Semut Hitam dan Rumah Kita.  Selain Ian Antono para penggemar God Bless pasti mengenal Abadi Soesman, Donny Fatah, Fajar, Eet Sjahrani, Yockie Suryoprayogo, Deddy Stanzah, juga Deddy Dores, bahkan Gilang Ramadhan, dan masih banyak lagi.  God Bless adalah group Rock Indonesia yang tetap eksis di segala jaman (balipuspanews.com) Mereka adalah para musisi mumpuni yang menginspirasi banyak group band serta para penyanyi Indonesia seperti Nicky Astria yang juga merekam lagu Panggung Sandiwara, yang tentu saja meledak karena Nick

Gara-gara Donald Trump Vs Joe Biden Warga +62 Sepertinya Harus Mikir

Sejak jaman Orba sering terdengar obrolan dan diskusi, juga ulasan bahwa Amerika Serikat adalah mbahnya demokrasi dunia. Karena itulah selalu dikatakan bahwa sistem demokrasi negeri USA harus dijadikan acuan untuk mengukur sistem pemerintahan yang baik dan benar.  Negeri tempat asal Uncle Sam ini juga dipuji-puji karena sudah melaksanakan Trias Politika dengan apik. Bahwa sparation of power  di Amerika adalah yang paling pas dibandingkan negara-negara lain, termasuk kalau dibandingkan dengan Indonesia.  Joe Biden VS Donald Trump disindir sebagai Pilpres AS rasa Indonesia.  Terdengar lucu tapi kok ngenes rasanya (Image: kompas.com) Jika trias politika dilaksanakan dengan murni, maka pihak eksekutif tidak boleh mencampuri urusan Yudikatif, juga sebaliknya. Pihak legislatif pun juga terlarang untuk mengganggu jalannya sistem peradilan meskipun ada anggotanya yang tersandung kasus hukum. Sepertinya United States of America yang terkenal dengan patung Liberty yang ada kampungnya Donald Tru

Ketika Perantau Asal Madura Blakblakan Kepada Presiden Jokowi

Madura adalah kawasan yang sangat menarik di Jawa Timur. Warga Madura terkenal dengan semangat kerjanya yang tinggi dan memiliki jiwa dagang yang kuat seperti orang Padang dan keturunan Tionghoa di Indonesia.  Bisnis besi tua, juragan sate dan soto Madura yang ada di berbagai wilayah Nusantara adalah cerminan paling nyata dari semangat juang mereka terutama di tanah perantauan. Mereka memiliki watak yang kuat dan keras yang terungkap pula pada nada suara dan logat mereka yang kental seperti halnya warga Batak dari Sumatera Utara. Kadang kala akan mengejutkan warga dari daerah lain, terutama yang baru pertama kali berjumpa. Biasalah terjadi cultural shock.  Indahnya Jembatan Suramadu yang direncanakan Presiden Sukarno pada 1960 dan dibangun oleh Presiden Megawati Sukarno Putri pada 2003 lalu diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2009 (properti.kompas.com) Seperti halnya Arek Suroboyo dan Arek Malang (Arema), warga Madura memang sangat gamblang dan blakblakan dalam

Begini Sikap Perantau Asal Padang & Pekalongan Terhadap Kinerja Jokowi & UU Cipta Kerja

Periode kedua pemerintahan Presiden Jokowi bersama Wakil Presien KH. Ma'ruf Amin pada 20 Oktober 2020 sudah berjalan dua tahun. Tentu ada pro kontra, puas dan kurang puas terhadap pencapaian yang diraih Kabinet Indonesia Maju yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo, yang namanya diabadikan sebagai nama jalan di main street Abu Dhabi, Uni Arab Emirates (UAE). Meskipun ada demo tolak Omnibus Law yang dilakukan para buruh dan mahasiswa, PM Jepang Yoshihide Suga tidak menunda kunjungannya ke Indonesia. Presiden Jokowi menyambut PM Jepang beserta istrinya di Istana Bogor.  Kunjungan PM Jepang yang baru dilantik pada September 2020 itu merupakan sebuah sinyal positif terhadap keputusan pemerintahan Jokowi untuk mengajukan UU Cipta Kerja ke parlemen dan sudah disahkan oleh DPR.  Presiden Jokowi ketika menjalankan pemerintahan periode pertama bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla pembangunan di Indonesia sangat fokus pada pembangunan infrastruktur. Bukan hanya jalan tol yang dibangun melainka

Terungkap alasan Menteri Era Presiden SBY kok pilih Jokowi di Pilpres 2019?

Ada banyak alasan untuk berpaling ke lain hati, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di dunia bisnis dan politik. Perubahan pilihan adalah hal biasa dan normal-normal saja. Begitu pula ketika Muhammad Lutfi mantan Menteri Perdagangan pada era SBY kenapa lebih memilih patahana Presiden Joko Widodo bukan melabuhkan hatinya pada Prabowo Subianto yang juga didukung oleh Partai Demokrat yang ketika itu masih dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden RI ke 6.  Yang lumayan menggelitik adalah pendapat yang terucap dan dikutip oleh melekpolitik.com (2/2/2019), Muhammad Lutfi yang berperawakan tinggi ini mengatakan, bahwa Jokowi adalah  pemimpin yang hebat dibandingkan sosok mitologi Bandung Bondowoso dalam membangun infrastruktur.  Muhammad Lutfi bersama Istri (melekpolitik.com) Adalah fakta bahwa pada periode pertama kepemimpinan Presiden Jokowi sangat banyak membangun infrastruktur di berbagai bidang seperti pelabuhan laut, jalan tol, jembatan penghubung di daerah terpencil, bandar

Discover New Digital Moment

Real Information